Laporan Program Alam Pribumi

31 October 2003

Proyek Garuda



Mitra Kerjasama :  HIMBIO UNPAD
Sponsor Program :  BP Conservation Programme

Ringkasan :
Proyek Garuda adalah program tindak lanjut dari penelitian Elang Jawa oleh YPAL bekerja sama dengan Himbio (Himpunan Mahasiswa Biologi) Universitas Padjadjaran sejak tahun 1998 di Bagian Selatan Jawa Barat. Proyek ini merupakan bagian dari implementasi Rencana Pemulihan yang telah didirikan oleh Kelompok Kerja Pelestari Elang Jawa (KKPEJ). Hal itu melibatkan 65 relawan yang sebagian besar mahasiswa itu, juga masyarakat di Desa Cicadas Panaruban, Subang Kabupaten. Para relawan banyak terlibat pada pemantauan, diadakan pendidikan lingkungan dan penyiaran radio, dan juga pada pemantauan perilaku elang jawa di sarangnya sendiri. Proyek ini dilakukan selama 18 bulan sejak April 2002 sampai Oktober 2003. Laporan ini menjelaskan hasil penelitian elang jawa dan upaya konservasi dan habitatnya di Cagar Alam Gunung Burangrang dan Tangkuban Perahu, Jawa Barat - Indonesia. Penelitian ini dilakukan di habitat elang jawa dan dengan studi pada perilaku perkembangbiakan dan studi singkat tentang hubungan masyarakat dan hutan. Upaya konservasi dilakukan terutama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, baik yang tinggal di pinggiran hutan atau di perkotaan untuk bersama sama untuk Javan Hawk-eagle menyelamatkan dan habitatnya.

Detail...
15 May 2003

Satuan Tugas Raksabumi Cibuluh



Mitra Kerjasama : 
Sponsor Program : 

Ringkasan :
YPALs mengembangkan program pengelolaan hutan terpadu secara berkelanjutan Cagar Alam dengan penekanan khusus untuk mendorong inisiatif masyarakat dalam pengelolaan kolaboratif. Tujuan dari implantasi program strategis mempromosikan desentralisasi pengelolaan hutan oleh masyarakat di tingkat desa. Pelaksanaan strategi maksud mendorong partisipasi masyarakat dan membangun kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan fungsi kelembagaan desa. Para penduduk desa sedang mengembangkan sebuah kebijakan lokal manajemen alam sumber daya yang diperlukan pengakuan otoritas manajemen mereka sebagai hak milik komunal, dan karena itu harus didukung oleh sistem dan kebijakan lokal tentang pengelolaan sumber daya alam dan pelaksanaan pemetaan masyarakat sebagai sebuah garis depan. Secara umum, tujuan dari pemetaan masyarakat adalah, sebagai berikut: 1) timbul kesadaran masyarakat akan pentingnya isu-isu hak kekayaan komunal sumber daya alam, 2) untuk mendokumentasikan dan memelihara lokal / tradisional pengetahuan tentang sumber daya alam dan mengembangkan sistem pengetahuan terpadu manajemen, 3) untuk menilai interaksi spasial antara masyarakat dan sumber daya mereka dan mengidentifikasi dan menyelesaikan sengketa batas-batas antara berbagai pemangku kepentingan, 4) membangun kapasitas dan pengaturan kelembagaan untuk meningkatkan perencanaan pengelolaan sumber daya alam, keterampilan advokasi, membangun hubungan dan kerjasama dengan lembaga luar.

Detail...
11 March 2003

KUMPULAN PERATURAN DESA



Mitra Kerjasama :  Masyarakat di Sekitar CA. Gn. Simpang
Sponsor Program :  NC - IUCN, PPKM

Ringkasan :
KUMPULAN PERATURAN DESA : PERATURAN DESA CIBULUH NOMOR : 01/Perdes-cb/IV/2003 Tentang PERAN SERTA MASYARAKAT DESA DALAM MENJAGA DAN MEMELIHARA HUTAN PERATURAN DESA PUNCAKBARU NOMOR : 04/Perdes-PB/IV/2003 Tentang PERAN SERTA WARGA DESA DALAM PELESTARIAN HUTAN PERATURAN DESA MEKARJAYA NOMOR : 01/Perdes-MJ/IV/2003 Tentang PERAN SERTA WARGA DESA DALAM MENJAGA DAN MEMELIHARA HUTAN PERATURAN DESA GELARPAWITAN NOMOR : 01/Perdes-GP/IV/2003 Tentang PARTISIPASI WARGA DESA DALAM PELESTARIAN HUTAN PERATURAN DESA NEGLASARI NOMOR : 04/Perdes-NS/IV/2003 Tentang PERAN SERTA MASYARAKAT DESA DALAM MENJAGA DAN MEMELIHARA HUTAN

Detail...
02 July 2002

BERGURU DI DEPAN TUNGKU Sisi lain dari pengalaman bekerja bersama masyarakat di Gunung Simpang Cianjur, Jawa Barat



Mitra Kerjasama : 
Sponsor Program :  NC - IUCN

Ringkasan :
Kegiatan pendampingan masyarakat kerap dilakukan oleh sejumlah NGO dengan tujuan mulia untuk memberdayaan masyarakat. Istilah memberdayakan masyarakat saat ini seperti diralat menjadi penguatan masyarakat karena istilah memberdayakan sering dipelesetkan menjadi “memperdayakan”. Konon sering terjadi masyarakat menjadi objek yang diperdayai. Setelah keinginan pengelola proyek tercapai untuk mencukupi bahan laporan, maka kegiatanpun berakhir. Masyarakat akhirnya memang diperdayai, hak cipta, merk, bahkan atribut kemiskinannya sering dicatut untuk meningkatkan keberdayaan NGO itu sendiri. Lantas siapa yang tak berdaya, atau siapa yang perlu diberdayakan? Dalam tulisan ini, keberdayaan yang dimaksud ialah keberdayaan lembaga pendamping (NGO, diantaranya) untuk mampu melakukan kerja pendampingan yang baik, sehingga misi kegiatan bisa sejalan dengan kepentingan masyarakat yang didampinginya. Tanpa bermaksud untuk menggurui, dari sekian banyak pelajaran yang telah diberikan masyarakat, ada beberapa diantaranya yang dengan susah payah dicoba diceriterakan kembali melalui tulisan ini. Mudah-mudahan pembelajaran dari kegiatan pendampingan yang telah dilakukan selama empat tahun di wilayah desa pinggiran hutan Cagar Alam Gunung Simpang Cianjur dapat dipetik manfaatnya.

Detail...
21 November 2000

ELANG SULAWESI S p i z a e t u s l a n c e o l a t u s DI SULAWESI SELATAN DAN SULAWESI TENGAH



Mitra Kerjasama :  ProNatura-NACS-J, PHKA, BKSDA Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.
Sponsor Program :  ProNatura-NACS-J

Ringkasan :
Yayasan Pribumi Alam Lestari (YPAL) tengah menjalankan program penelitian jenis-jenis burung pemangsa (raptor) yang ada di Indonesia. Fokus penelitian dilakukan terhadap genus Spizaetus, terutama yang endemik Indonesia. Setelah tahun lalu melakukan studi mengenai Elang Jawa, maka fokus studi saat ini diarahkan pada pemahaman mengenai status, distribusi dan populasi Elang Sulawesi. Wilayah Sulawesi sendiri tengah mengalami deforestasi, oleh karena itu program ini tidak sekedar melakukan studi raptor namun diupayakan untuk memahami kondisi hutan-hutan Sulawesi sebagai habitat sebagian besar jenis-jenis raptor dan "jiwa" Sulawesi. Sehubungan dengan hal tersebut dan juga untuk lebih memudahkan mengingat nama ( ), program ini kami beri nama (SoS). Laporan ini menyajikan penyebaran Elang Sulawesi beserta catatan lokasi pertemuannya di Propinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah dan kajian mengenai penyebaran berdasarkan ketinggian tempat, perkiraan populasi, habitat yang dibutuhkan burung tersebut dan aspekaspek konservasinya. Penulis berharap laporan ini dapat bermanfaat khususnya bagi para pembuat keputusan sebagai bahan masukan bagi upaya-upaya penyelamatan kekayaan keanekaragaman hayati Sulawesi, lebih jauhnya pada pengelolaan hutan Sulawesi sebagai "jiwa" pulau ini.

Detail...
11 April 2000

Penilaian Sepintas Keragaman Fauna di Pegunungan Dieng



Mitra Kerjasama :  Mitra Dieng
Sponsor Program :  Gibbon Foundation

Ringkasan :
Dari sudut konservasi, Pegunungan Dieng merupakan tempat suaka bagi sejumlah besar fauna endemik di Jawa Tengah, termasuk mammalia seperti Owa Jawa (Hylobates moloch ) dan Surili (Presbytis comata ). Populasi besar kedua spesies ini diketemuakan di Pegunungan Dieng tetapi daerah ini tidak dicantumkan dalam laporan PHVA (Supriatna ., 1994). Populasi penting dari burung Elang Jawa (Spizaetus bartelsi), serta sejumlah besar burung di hutan dataran rendah sedang terancam kepunahan. Melihat sedikitnya sisa hutan dataran rendah di Jawa, hampir semua burung hutan terancam kepunahan tanpa perkecualian.

Detail...

Copyright © 2012 Yayasan Pribumi Alam Lestari