Pemberdayaan Masyarakat

Pengembangan masyarakat adalah pendekatan jangka panjang membangun masyarakat aktif dan berkelanjutan berdasarkan keadilan sosial dan saling menghormati. Selain itu, tentang perubahan struktur kekuasaan untuk menghilangkan hambatan yang mencegah orang yang berpartisipasi dalam isu-isu yang mempengaruhi kehidupan mereka dan memungkinkan masyarakat itu sendiri untuk mengembangkan solusi untuk masalah-masalah yang ditetapkan secara internal.

Masih ada pandangan bahwa upaya meyelematkan satwa dan lingkungan tidak berpihak atau bahkan bertentangan dengan upaya peningkatan tarap hidup masyarakat.

YPAL menyadari tanpa meningkatkan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan konservasi. Maka hal tersebut bisa menjadi tekanan dan akan merusak kawasan konservasi tersebut. Untuk itu pemberdayaan masyarakat sangat penting.

Program pemberdayaan masyarakat yang dibangun oleh YPAL adalah berlandaskan pada membangun etika masyarakat terhadap lingkungannya dengan menumbuhkan rasa memiliki terhadap alam. Sehingga masyarakat bergerak untuk menjaga alamnya.


  • Proyek RAKSABUMI : Dari menjaga hutan kawasan konservasi sebagai mata pencaharian secara tradisional.
    Durasi kegiatan : 11 May 2007 sd 11 May 2009


    Mitra : 
    Sponsor Program :  IUCN NL Small Grants Programme: EGP

    Deskripsi kegiatan :
    Dalam delapan tahun terakhir, masyarakat YPAL dan Simpang telah mencoba untuk mengatasi kerusakan hutan MSNR, kelemahan institusi lokal, dan manajemen kolaborasi mereka, dan berhasil mendirikan KIARA dan RAKSABUMI gugus tugas, memperkuat lembaga desa dibentuk, membentuk UU desa di hutan konservasi dan angsuran mikro-hidro pembangkit listrik untuk menyediakan listrik untuk 100 rumah dan pengembangan listrik perusahaan berbasis lokal. Namun, banyak kendala, masih sedang dihadapi, antara lain:

    a. kelembagaan kelemahan dan kemampuan masyarakat yang rendah disebabkan oleh kepercayaan lokal yang rendah dan minimnya pengetahuan tentang pengelolaan lingkungan hidup, terutama pada keberlanjutan program, koordinasi, kesadaran, bersama-learning dan replikasi;
    b. pemerintah belum mampu menegakkan hukum dan memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat setempat;
    c. kemampuan rendah untuk memulai manajemen yang menghasilkan pendapatan, termasuk inovasi praktik pertanian, pertanian pengolahan produk, dan juga akses pasar;

    Target kegiatan :
    Proyek ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan di atas melalui pengembangan Situs Konservasi Tradisional (TCS). Tujuan utama dari proyek ini adalah meningkatkan kemampuan masyarakat Simpang pada pemeliharaan fungsi ekologis wajar daerah, sosial, ecologicaly dan ekonomis untuk memastikan sustabinability di komunitas 'hidup.

    Tujuan dari proposal ini adalah:
    1. Untuk meningkatkan kemampuan lokal dalam melakukan sistem regulasi hutan mereka terus menerus pada 'nya, akses informasi manajemen dan self-dana pengadaan,
    2. Untuk meningkatkan kelestarian jasa ekosistem dan manfaatnya, dengan mempertahankan fungsi ekologinya;
    3. Untuk meningkatkan praktek-praktek pertanian ramah lingkungan, proccesses produk dan akses pasar dengan pengembangan energi alternatif untuk pencapaian yang menghasilkan pendapatan;

  • Peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dan konservasi SDA berbasis masyarakat melalui pengembangna penangkaran Pelanduk (Tragulus javanicus)
    Durasi kegiatan : 01 April 1999 sd 30 June 1999


    Mitra :  Poklan, KSM Cikananga
    Sponsor Program :  SGP- Insdonesia

    Deskripsi kegiatan :
    Tujuan proyek:

    1. Untuk meningkatkan kemampuan masyarakat lokal dalam penangkaran satwa
    2. Untuk mengembangkan desain penangkaran yang ideal yang nyaman bagi pelanduk
    3. Untuk membangun aktivitas ekonomi masyarakat melalui konservasi SDA

    Aktivitas yang akan dilakukan:
    1. Persiapan
    a) Inventarisasi kebutuhan masyarakat
    b) Inventarisasi SD manusia di dusun Cikananga
    c) Inventarisasi peserta penangkaran

    2. Pelaksanaan
    a) Melakukan pelatihan manajemen organisasi masyarakat dusun Cikananga
    b) Perbaikan kandang
    c) Pemeliharaan pelanduk

    Target kegiatan :
    Hasil yang diharapkan:
    a) Pengetahuan masyarakat mengenai usaha konservasi meningkat
    b) Masyarakat lokal dapat mengelola penangkaran dengan baik
    c) Kondisi kandang pelanduk menjadi lebih baik dan terpelihara
    d) Meningkatkan ekonomi masyarakat lokal
    e) Adanya model penangkaran satwa liar yang dapat dikembangkan di daerah lain.
    f) Dokumentasi proyek

Copyright © 2012 Yayasan Pribumi Alam Lestari