Tokilo, 9 September 2025 – Pasca asesmen kebutuhan dan verifikasi data yang dilakukan beberapa waktu lalu, Yayasan Panorama Alam Lestari (Y.PAL) resmi memulai Program Transisi Respons Gempa Bumi di tiga desa terdampak: Tokilo, Tindoli, dan Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso.

(FOTO : Irsan Laburante)
Langkah awal pelaksanaan program ditandai dengan Sosialisasi Pra-Distribusi yang dipusatkan di Desa Tokilo dan dihadiri oleh perwakilan masyarakat dari ketiga desa terdampak. Kegiatan ini menjadi forum penting bagi masyarakat dan Y.PAL untuk menyepakati beberapa hal strategis, antara lain:
- Penetapan jadwal distribusi bantuan agar selaras dengan aktivitas warga, sehingga semua penerima manfaat dapat hadir.
- Kriteria penerima manfaat yang memprioritaskan kelompok paling berisiko, seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, serta penyandang disabilitas.
- Finalisasi data by name by address (BNBA) untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan jumlah kebutuhan di lapangan.
Dalam sambutannya, Irfan Renggah, Project Manager Transisi Respons 3T, menegaskan komitmen Y.PAL dalam mendukung pemulihan warga terdampak:
“Kami percaya setiap orang berhak atas perlindungan dan kesempatan untuk bangkit kembali. Karena itu, bantuan ini kami prioritaskan bagi kelompok rentan, agar tidak ada yang tertinggal dalam proses pemulihan” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Camat Pamona Tenggara yang turut hadir dan mendukung langkah ini:
“Kami berterima kasih kepada Y.PAL yang sudah berkenan hadir membantu masyarakat di tiga desa yang terdampak gempa bumi. Kehadiran Y.PAL memperkuat semangat gotong royong dan mempercepat proses pemulihan di wilayah kami”
Tak hanya itu, Y.PAL juga merencanakan kegiatan pendukung lainnya, seperti penguatan literasi gempa dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, guna menangkal isu-isu hoaks yang beredar di tengah warga. Pungkasnya
Melalui langkah ini, Y.PAL menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga membangun ketahanan sosial dan mental masyarakat sehingga mereka dapat pulih lebih cepat dan siap menghadapi bencana di masa depan. (SAN)











Add a Comment